Senin, 07 November 2011

Gerakan Bermain Untuk Usia 0-2 Tahun

Untuk anak usia 0-2 tahun membutuhkan gerakan yang dapat melatih koordinasi bagian tubuh, seperti kemampuan tangan.

1. Main dengan bagian tubuh. Biasa dilakukan bayi usia 3 sampai 6 bulan, saat ia mulai tertarik dengan tubuhnya sendiri, misalnya bermain jari tangan dan bermain kaki. Meski anak usia 6 bulan sudah mulai tertarik dengan benda-benda di dekatnya, Anda masih boleh melakukan permainan ini.

Caranya:
  • Rebahkan bayi dalam posisi telentang di atas kasur atau matras.
  • Pegang kedua kaki dan dorong perlahan secara bergantian seperti mengayuh sepeda. Lebih seru bila Bunda sambil menyanyi!
  • Lakukan juga dengan kedua tangannya, sebutkan yang Anda pegang itu tangan atau kaki.
Manfaat:
  • Menguatkan otot paha, sebagai persiapan anak untuk berjalan serta melenturkan otot-otot tangannya.
  • Mengenalkan bagian-bagian tubuh pada anak.
2. Susun balok. Usia 12-18 bulan cocok diajak bermain menyusun balok. Otot tangannya sudah bertambah lentur untuk bergerak mengambil balok-balok yang ada di dekatnya. Ajak dia untuk menyusun balok menjadi apapun yang diinginkan. Awalnya balok-balok akan terjatuh karena kurang tepat peletakannya, namun lama-lama si kecil bisa melakukannya dengan benar.
Manfaat:
- Melatih motorik halusnya.
- Belajar sebab akibat.
- Belajar warna dari balok warna-warni.

3. Cilukba gelas. Di usia 6 bulan bayi sangat senang 'cilukba' dengan tangan dan wajah. Di usia 1-2 tahun, permainan cilukba bisa dilakukan dengan gelas dan mainan.
Caranya:
  • Letakkan 3 gelas warna-warni berderet.
  • Letakkan mainan di bawah salah satu gelas, lalu minta anak menebak. Jika berhasil menebak, ulangi kembali dengan warna gelas yang lain kemudian pindahkan posisi gelas.
Manfaat:
  • Memahami konsep objek permanen, yaitu objek tetap ada meski anak tidak melihatnya.
  • Mengenal konsep di dalam dan di luar.
  • Mengenal konsep ukuran besar dankecil.
  • Belajar untuk berkonsentrasi dan pengamatan visual.

4. Main pasir. Jangan larang anak bermain pasir. Tak apa kotor sedikit, tapi banyak manfaat dalam bak pasir itu. Anak usia 1-2 tahun mampu mengeksplorasi pasir dengan bantuan beberapa alat seperi sekop pasir atau sendok, ember kecil atau botol dan kaleng bekas, cetakan agar-agar aneka bentuk.
Caranya
  • Basahi sebagian pasir
  • Ajarkan anak mengambil pasir dengan sekop, masukkan ke dalam cetakan atau ember.
  • Tumpahkan kembali.
  • Ulang lagi dengan cetakan yang lain
Manfaat:
- Merasai tekstur pasir dengan kulitnya.
- Belajar sebab akibat dari bentuk-bentuk yang dia buat dengan cetakan.
- Belajar konsep isi dan kosong.

0 komentar:

Posting Komentar